Kamis, 17 Desember 2009

Tahukah Anda Bagaimana Ikan Kawin?

alau pada manusia atau hewan mungkin kita sudah banyak tahu bagaimana proses kawin antara “Si Jantan dan Betina”nya. Tapi soal ikan mungkin masih sedikit literatur yang membahasnya, kita umumnya masih belum banyak tahu bagaimana sih sesungguhnya kalau ikan kawin? bagaimana alat reproduksi ikan? terus bagaimana kita tahu jantan atau betinanya ikan? bagaimana kita mengetahui ciri – ciri kematangannya? Untuk itu Samudera Biru secara khusus membuat tulisan tentang proses kawin dan seputar “peralatan dalem”nya ikan. Berikut ulasannya.

Yang dimaksud “peralatan dalem”nya ikan adalah alat reproduksi ikan, dalam istilah perikanan biasa disebut dengan GONAD.(Lihat gambar.1- 4)

gonad1
Untuk Betina disebut dengan OVARY,
sedangkan daleman jantan disebut dengan TESTIS.

Ovaria pada ikan terdiri dari banyak telur. Setiap jenis ikan memiliki ukuran telur sendiri, ada yang besar dan ada yang kecil. Ukuran telur akan menentukan jumlah telur yang dimiliki oleh seekor induk. Ikan yang memiliki ukuran telur besar contohnya Ikan Nila dan Arwana. Ikan yang ukuran telurnya kecil contohnya Ikan Betutu, Ikan Cupang, dan Ikan Mas. Ukuran telur ikan banyak ditentukan oleh ukuran kuning telurnya. Makin besar kuning telur makin besar pula peluangnya untuk bertahan hidup.

gonad2

Testis adalah organ reproduksi jantan yang terdapat berpasangan dan terletak di bawah tulang belakang. Testis ikan berbentuk seperti kantong dengan lipatan-lipatan, serta dilapisi dengan suatu lapisan sel spermatogenik (spermatosit). Sepasang testis pada jantan tersebut akan mulai membesar pada saat musim memijah dan saat terjadi perkawinan, dan sperma jantan bergerak melalui vas deferens menuju celah/ lubang urogenital.

gonad3

Nah…tibalah saatnya kita membahas bagaimana sesungguhnya ikan jantan dan betina ini melakukan perkawinan dan perkembangbiakan? dalam dunia perikanan proses pembuahan ikan dikenal ada 2 (dua) macam yakni pembuahan didalam (internal fertilization) dan pembuahan diluar (external fertiliztion). Namun demikian kebanyakan jenis ikan melakukan pembuahan diluar (external fertiliztion).

Ikan yang melakukan pembuahan diluar disebut ikan jenis ovipar. Ikan jenis ovipar ini mengeluarkan telur dari dalam tubuhnya untuk dibuahi oleh “si jantan”. Proses pembuahan sel telur (oosit) oleh sel sperma berlangsung diluar tubuh ikan dimana sperma memasuki sel telur melalui sebuah lubang yang disebut dengan mikrofil. Umumnya hanya satu sperma yang dapat masuk ke dalam sebuah sel telur. Oosit yang telah dibuahi oleh sel sperma disebut zigot.

Sebaliknya ikan yang melakukan pembuahan didalam disebut ikan jenis ovovivipar. Ikan jenis ini berkembang biak dengan cara melahirkan. Pembuahan terjadi di dalam tubuh ikan betina (internal fertilization). Embrio berkembang di dalam tubuhn ikan induk betina, kemudian melahirkan anak yang sudah berwujud mirip dengan induknya. Ikan yang berbiak secara ovovivipar adalah ikan dari famili Poecilidae, seperti platy, guppy, dan molly. Kelangsungan hidup anakan memang baik, tetapi jumlah anakan yang dihasilkan setiap kelahiran tidak dapat banyak karena daya dukung induk terbatas.

Proses kawinnya ikan didahului dengan pematangan sel – sel telur telur pada betina dan sel – sel sperma dalam testis pada ikan jantan. Selanjutnya proses kawin atau spawning atau breeding pada ikan ini berlangsung secara alamiah (natural), artinya ikan itu mencari pasangan, masing-masing digerakkan oleh hukum alam (sunnatullah) saling suka dan terjadilah perkawinan tanpa ijab kabul… berlangsung alamiah gak direkayasa gitu deh…

gonad4

Sedangkan, yang pake rekayasa juga ada. Kita sering denger kawin suntik… pada ikan juga ada… namun proses ini umumnya adalah untuk mematangkan gonad pada ikan sehingga kita rangsang sedemikian rupa sehingga si ikan matur dan mudah mengeluarkan telurnya… Nih gambarnya…

gonad5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar